Loading...

Kemampuan TNI - AL harus ditingkatkan

KRI OWA (354) Van Spejik Class Anggota Komisi I DPR-RI Mohammad Syahfan Badri Sampurno menyat...

KRI OWA (354) Van Spejik Class

Anggota Komisi I DPR-RI Mohammad Syahfan Badri Sampurno menyatakan DPR perlu mendukung berbagai upaya TNI-AL meningkatkan kemampuannya melalui peremajaan alat utama sistem persenjataan (alutsista).    

"Saya melihat saat ini alutsista TNI-AL seperti kapal perang banyak dalam kondisi tidak layak. Sebagai negara dengan wilayah 73 persen laut adalah wajar kalau kita fokus belanja alutsista TNI untuk AL. Karena itu, kami mendukung peningkatan kemampuan TNI AL," kata Syahfan di Jakarta, Selasa.

Dikatakannya, salah satu alasan penting perlunya DPR mendukung peningkatan kemampuan TNI-AL agar lebih baik adalah untuk semakin meningkatkan kewibawaan Indonesia di laut. Lebih jauh Syahfan menegaskan, idealnya untuk negara seluas Indonesia paling tidak harus memiliki enam kapal selam. Tetapi realitasnya saat ini Indonesia hanya memiliki dua kapal selam. "Padahal di zaman Orde Lama kita pernah punya 12 kapal selam dan menjadi angkatan laut yang sangat disegani," ujarnya.
    
Karenanya, menurut dia, DPR akan mendukung upaya peningkatan kemampuan TNI AL itu melalui alokasi anggaran yang memadai untuk pembelian alutsista. Namun, politisi PKS itu menambahkan, untuk pengadaan alutsista TNI tersebut harus melibatkan Badan Usaha Industri Strategis Pertahanan dalam negeri.    

Hal itu dikarenakan efek deterent akan semakin tinggi kalau bangsa Indonesia mampu membuat sendiri berbagai alat utama pertahanan dan tempurnya. Sementara kalau pun terpaksa harus membeli dari luar negeri, maka yang harus dicatat adalah adanya transfer teknologi dan produksi bersama.    

Mengenai kehadiran kapal selam KRI Nanggala dan KRI Yos Sudarso yang baru saja diperbaharui combat management system (CMS)-nya dengan menggunakan alat buatan PT LEN di Surabaya, Syahfan mengharapkan, kapal-kapal tersebut dapat segera difungsikan untuk meningkatkan kedaulatan Indonesia di laut. "Untuk negara seluas Indonesia kita harus memiliki minimal enam kapal selam. Sekarang kapal selam kita tinggal dua dan kalau pengadaan tiga kapal selam di Korea lancar, maka kita akan punya lima kapal selam," ujarnya.

Menanggapi itu, mantan Atase Pertahanan RI di AS dan Australia, Laksma TNI (purn) Eddy Tumengkol, menyoroti keseriusan TNI untuk memastikan kemampuan AL bisa memenuhi untuk setidaknya menghadapi Singapura dan Malaysia. "Kedua negara itu memiliki alutsista dan pertahanan yang lebih kuat daripada TNI. Mereka lebih modern dalam hampir semua termasuk kualitas pelatihannya lebih maju," katanya kepada Waspada Online hari ini.

Penerbang senior TNI-AL ini menjelaskan, meskipun TNI menambah beberapa skuadron dengan pembelian pesawat tempur AS dan Rusia, kemampuan TNI akan tetap berada dibawah kemampuan militer Singapura dan Malaysia. “(Pembelian pesawat) cuma gengsi saja supaya tidak terlalu ketinggalan dari Singapore dan Malaysia dalam soal kekuatan tempur udara,” kata Eddy. 

Menurut Eddy, Angkatan Laut Singapura memiliki kekuatan dan kemampuan yang lebih dari TNI-AL. Mereka punya kapal selam yang lebih modern dan canggih. Untuk menghadapi agresi dari negara asing, Indonesia harus memiliki TNI-AL dan AU yang kuat. Tapi sayangnya, kondisi itu selama berdekade tidak pernah tercapai dan bahkan mustahil. "Anggaran untuk memenuhi kemampuan pertahanan itu tidak pernah mencukupi."




TNI - AL 1424797626850187983

Poskan Komentar

Apa pendapat anda tentang artikel diatas?

emo-but-icon

Beranda item

Popular Posts

Labels

AA Missile AARM 2011 ACCS Aerobatic Show Aerobatic Team AEW System. Afghanistan AGL AIP Air Defense Air Refueling Aircraft Carrier Aircraft Manufacturing Airfield Airforce Airport Airshow Airstrike Alkom Alutsista Amphibious ship Analisis Anggara Anggaran Anggaran Pertahanan Anti Anti - Missile Missile Anti - Ship Missile Anti-materiel rifle Anti-Ship Missile Defence Anti-Tank Missile APC APS Arm Race Armour Plate Armoured Vehicle Arms Race Arms Sales Artilery ASEAN ASW ATGM Attack Helicopter Australia AWACS Bahan Peledak Ballistic Missile Bangladesh Battle Cruiser BBM Belanda Bersama Lima BOM BOMB Bomber Border Conflict Border Talk Brasil BRIDEX 2011 Brunei Budget Cut BUMN BUMNIS Cambodia Canada Ceko China Cina Coalition Coastal Defense COIN COIN Aircraft Cooperating Producing Military Assets Counter Terrorism Cruise Missile Cyber Warfare Damage Defense Budget Defense Equipment Defense Expo Defense Strategy Defese Dialogue Defexpo 2012 Destroyers Diplomacy DK PBB Drone East Asia Summit Eksport Alutsista Electronic Warfare Elite Forces Engines Eropa ESM Espionage Fast Attack Craft Fighter Fighters Filipina Flight Test Food Aid Foto Frigate Grounded Guided Bombs Helicopter Helicopter ASW Helm Anti Peluru HMTV HPMM HUT TNI AU Ke - 66 HUT TNI Ke - 66 Hypersonic Aircraft I ICBM IFV IMSS India Indobatt Indonesia Industri Pertahanan Inggris Intelejen Inventor IPSC Iran Israel Japan Jerman Jo Joint Development Joint Exercise Joint Fighter Weapon Course Joint Productions Joint Training JSDAF JSF Kapal latih Kapal Selam KASAD Kecelakaan Pesawat Kemhan Kerjasama Pertahanan Kevlar Konflik Konflik Perbatasan Konga Kopassus KTT ASEAN LAPAN Laser Weapons Latgab Latgab antiteror Latihan Tempur LCAC LCU LHA LHD LIFT Light Tank Lomba Menembak LPD LST LUFT Malaysia Manpads Maritime Patrol Aircraft MBT Military Alliance Military Assistance Military Bases Military Budget Military Dialogue Military Drill Military exercise Military exercise area Military Parade Military Power Minehunting MINUSTAH Missile Missile Defense Missile Shield Missile Warning System MLRS Modernization Program Mortar MPA MRO Facilities Myanmar NATO Naval Base Naval Gun System Navy Navy Drills North Korea NUc Nuclear Nuclear Missiles Nuclear Poliferation Nuclear Research Ocean Surveillance Ship Operasi Amfibi Opini OPV Pakistan Pangkalan Militer Panser Passex Pasukan Khusus Pasukan Perdamaian Patkor Patrol Vessel Patroli Patroli Bersama Patroli Perbatasan Peacekeeping Pelanggaran Batas Wilayah Pelanggaran Kedaulatan Penelitian Pengamanan Laut Penjagaan Perbatasan Perang Kemerdekaan Perpres Pertahanan Udara Pesawat Angkut Pesawat Kepresidenan Pesawat Latih PEta Philippine Philippine Navy Pictures Pilot Pirates PLA PMPP PNG Polandia Polemik Presidential Aircraft Prototype Provocation Radar RAN Ranpur Rantis Rebel Reconnaissance Aircraft Reconnaissance Satellites Research Review Revitalisasi Alutsista Rifle RIMPAC RnD Robotics Rocket RSTA Russia SAM Satelite Saudi Arabia Serangan Militer Serbia Simulator Singapore Smart Munitions so Source Code South Korea Spaceport Spanyol Special Forces Srilanka STAWS Stealth Bomber Stealth Fighters Stealth UAV Strategi Strategi Pertahanan Strike Aircraft Submarine Surveillance Aircraft Surveillance Camera Surveillance Systems Swedia Syria Taiwan Talisman Sabre Tank Tanker Aircraft Tanker Vessel. Terror Thailand Timor Leste TLDB TNI TNI - AD TNI - AL TNI - AU TNI-AL Torpedo ToT Trainer Aircraft Training Helicopter Transfers Technology Transport Aircraft Transport Helicopter Transport Ship Transport vehicle Trikora Truck Turkey UAV UCAV Uji Coba UK UN Missions UNIFIL Unmanned Sensor Platform Urban Warfare US US Air Forces US Army US Marines US Navy USAF USMC Vietnam Warship

Random Posts

Flickr Photo